MASIGNASUKAv102
7301652214019600311

Dosen = Tugas

Dosen = Tugas
Add Comments
6 Januari 2021


Ketika masuk kuliah kemudian dosen langsung memberikan tugas?, itu yang saya rasakan ketika semester 1 dulu. Ketika saya belum mengerti banget bagaimana sistem kuliah dan tugas tersebut, langsung diberikan tugas dari DOSEN KILLER.

Oke, disini saya tidak akan menyebutkan nama dosen atau yang berkaitan dengan identitas dosen tersebut. Tentu saya tetap menjaga privasi. Bisa dikatakan takut juga sih wkwk.

Ini merupakan keresahan saya pribadi, jika kalian merasakan keresahaan ini bisa diskusi dikomentar sama - sama, Oke.

Saya merasakan kuliah sedikit tidak nyaman karena dua kata itu, DOSEN KILLER. Menurut saya awalnya kata tersebut terlalu berlebihan untuk disematkan ke dosen yang mengajar kita, Setelah saya merasakan dosen yang masuk kemudian langsung memberikan tugas sepertinya itu pantas untuk disematkan.

Keresahan saya disini bukan soal tugas, Yah wajar jika kita belajar dikasih tugas. Tapi apakah fair jika kita belum mengerti langsung diberikan tugas, apalagi untuk "maba". Seperti, orang suruh masang bongkaran motor yang kita masih bingung apa yang harus dipasang?.

Oke, mungkin itu kesalahan kita sendiri yang tidak memperhatikan saat dosen menerengkan baik online atau secarang langsung. Tapi jika 95% mahasiswa yang belum mengerti, setelah meperhatikan dengan baik, apakah fair jika langsung diberikan tugas?. Dosen juga sudah membuka pertanyaan, Tapi nih, pertanyaan hampir selesai saat akhir jam matkul?

Dosen = Tugas, Memberikan tugas hampir setiap pertemuan. Lebih kejam dari dosen killer?. Itu kita suruh ngerjain tugas apa, tugas suruh ngerjain kita. Saya pribadi cukup kurang nyaman dengan adanya dosen seperti ini. 

Kita hanya diberikan susunan materi 1 semester pertemuan. Suruh cari sendiri materinya apa kemudian dipresentasikan dalam bentuk ppt, Apaaaa Ituuu? Dikerjain Tugas?. 

Tentu dibalik itu semua pasti ada hal positifnya yang bisa kita dapatkan, Jika kita juga mengerti dengan baik isi materi dan juga melatih keberanian kita dalam presentasi. Tapi fair kah jika dosen hanya memberikan isi materi saat pertemuan pertama mata kuliah, kemudian sampai akhir semester mahasiswa yang berkerja untuk kelasnya?