MASIGNASUKAv102
7301652214019600311

Proses Komunikasi Dalam Strategi Pemasaran

Proses Komunikasi Dalam Strategi Pemasaran
Add Comments
28 Februari 2021


Kalian pernah mengetahui atau tidak bahwa dalam pandangan komunikasi bisa dikatakan sebagai dialog intraktif dari perusahaan dan pelanggan. Hal tersebut berlangsung dalam tahap prapenjualan, penjualan, konsumsi, dan pascakonsumsi.

Dengan adanya teknologi media komunikasi ini berubah yang tadinya perusahaan melakukan penargetan secara massa atau langsung jumlah banyak, seperti TV, Radio, dan Surat Kabar yang semua orang banyak melihat dan membacanya, namun tidak tertarget dengan menggunakan media tersebut. Seperti misal kita lagi butuh produk baju, yang kita jumpai di media kebanyakan produk kecantikan.

Sekarang ini perusahaan melakukan komunikasi kepada pelanggan lebih tertarget dengan dialog satu sama satu atau dengan melakukan pengikalan di sosial media menggunakan algoritma yang tertarget untuk tujuan pengiklanan produk tersebut. Kalian bisa melakukan komunikasi dengan efektif dengan cara memahami unsur - unsur fundamental yang berdasar pada komunikasi efektif.

Disini terdapat 4 unsur fungsi komunikasi utama yaitu: Pengkodean (encoding), Penguraian Kode (decoding), Tanggapan (response), dan Umpan Balik (feedback). Hal tersebut merupakan faktor yang penting dalam komunikasi yang efektif. Kalian sebagai pengirim atau penyampai pesan harus tau siapa yang mau dicapai dan tanggapannya. Sebagai pengirim juga bisa melakukanya dengan media yang efisien untuk mencapai target yang ditentukan.

Penerima pesan atau pendengar bisa saja tidak menerima pesan kalian karena terdapat faktor 1. Perhatian Selektif (Selective Attention): Contohnya kalian melakukan iklan yang cukup banyak tapi juga harus diperhatikan berapa yang memperhatikan, dan berapa yang melakukan reaksi atau tindakan dari iklan kalian. Judul yang kalian gunakan juga cukup penting dalam melakukan iklan yang memancing tindakan atau reaksi.

2. Penyimpangan Selektif (Selective Distortion): Disini menjelaskan bahwa penerima pesan akan mendengarkan yang sesuai dengan keyakinan mereka. Hal ini bisa berakibat penerima bisa menambahkan yang tidak ada pada pesan yang kita sampaikan. Kalian disini bisa membuat pesan agar sederhana, jelas, menarik, dan disampaikan secara berulang agar penerima bisa menerima pesan yang kita sampaikan.

3.Ingatan Selektif (Selective Recall): Faktor ini terjadi jika penerima menyimpan sebagian kecil dari pesan yang diterima untuk ingatannya dalam waktu jangka panjang. Ini tergantung pesan yang kita sampaikan, jika iklan pertama kita positif terhadap obyek dan penerima mengulang argumen yang ada pada iklan, hal tersebut kemungkinan besar akan selalu diingat oleh penerima atau target iklan kita. Begitu pula sebaliknya jika sikap obyek kita pertama kali negatif, kemudian akan melakukan argumen penentangan yang ada pada iklan yang kita buat, tentu akan mudah untuk ditolak dan tidak akan diingat.